Maritime Festival (Marfest) 2023, yang digelar pada 1 September lalu, kembali membuktikan dirinya sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan menyalurkan bakat, baik bidang olahraga maupun seni. Inisiatif program kerja dari Departemen Seni Budaya dan Olahraga BEM KEMA FPIK Unpad ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berhasil memperkaya kehidupan kampus dan mempererat tali silaturahmi.

Parade pembukaan Marfest 2023 menarik perhatian dengan arak-arakan penuh warna dari HIMIKAN, HIMAIKA, dan HIMAPARI, yang memamerkan atribut khas masing-masing himpunan. Selain sebagai seremoni pembuka yang penuh semangat, parade ini juga memperkenalkan berbagai cabang lomba yang akan diikuti mahasiswa, seperti E-Sport, basket, tenis meja, catur, voli, badminton, futsal, serta seni fotografi, puisi, vokal, dan lukis. Nuansa acara semakin kaya dengan penampilan tari topeng Cirebon oleh Coral (UKM-Fakultas), yang menambahkan sentuhan budaya lokal dalam kemeriahan Marfest.

Dalam sambutannya, Dr. Eri Bachtiar, S.Si., M.Si., Manajer Akademik dan Kemahasiswaan FPIK, menyatakan dukungan penuh terhadap Marfest dan mengapresiasi upaya penyelenggara dalam mengembangkan potensi mahasiswa. Beliau menegaskan bahwa acara seperti Marfest sangat penting untuk membangun sportifitas, solidaritas, dan rasa memiliki di kalangan mahasiswa FPIK.

Sementara itu, M. Mirza Umam, Project Officer Marfest 2023, menambahkan bahwa acara ini bertujuan mendorong mahasiswa untuk meraih prestasi lebih tinggi di kompetisi bergengsi. “Kami berharap Marfest dapat menjadi batu loncatan yang mempersiapkan peserta untuk berkompetisi di ajang seperti Big Force Festival dan acara lainnya,” ujar Mirza.

Salah satu momen paling simbolis dalam Marfest adalah upacara pembakaran obor yang dilakukan secara hikmat oleh manajer akademik, project officer, wakil ketua BEM, dan ketiga ketua himpunan FPIK. Upacara ini menandakan dimulainya kompetisi dengan semangat yang menyala-nyala, layaknya pembukaan pada ajang Olimpiade.

Marfest 2023, yang berlangsung selama dua minggu, berhasil menarik lebih dari 150 mahasiswa dari tiga angkatan di tiga prodi FPIK. Acara ini ditutup dengan meriah di Bale Santika, dengan penampilan indah pemenang cabang seni seperti puisi dan vokal, diikuti pengumuman pemenang perlombaan. Tingginya antusiasme peserta membuktikan bahwa Marfest bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa. Nilai-nilai kebersamaan yang tercipta selama Marfest menjadi warisan berharga bagi seluruh civitas akademika FPIK.

Penulis : Aisyah Nurhalimah