Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran (Unpad) terus mendorong internasionalisasi pendidikan melalui penyelenggaraan kuliah umum internasional berbasis Collaborative Online International Learning (COIL) pada 6–8 April 2026. Program ini menghadirkan Prof. Tonni Agustiono Kurniawan, Ph.D. dari Xiamen University, Tiongkok, sebagai narasumber utama. Dengan rekam jejak akademik yang kuat, termasuk h-index Scopus-72, kehadirannya memberikan perspektif global bagi dosen, peneliti, dan ratusan mahasiswa FPIK Unpad.

Kegiatan hari pertama (6 April 2026) berlangsung di Aula Gedung 2 FPIK dan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FPIK Unpad, Dr. Atikah Nurhayati, S.P., M.P. Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian kuliah umum internasional yang merupakan bagian dari program Hibah Equity COIL dalam mata kuliah Kimia Dasar di Program Studi Ilmu Kelautan.

Peserta berasal dari berbagai jenjang program studi, mulai dari sarjana hingga doktoral, antara lain Program Studi Ilmu Kelautan, Magister Konservasi Laut, Doktor Ilmu Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan, serta Program Studi Perikanan Laut Tropis PSDKU Pangandaran yang berpartisipasi secara daring.

Suasana presentasi hari pertama di Aula Gedung 2 FPIK Unpad — 6 April 2026

Sesi hari pertama dipandu oleh Buntora Pasaribu, S.Pi., M.Sc., Ph.D., dengan topik “Introduction to Polymer Chemistry in Marine Systems”. Dalam sesi ini, Prof. Tonni memaparkan dasar-dasar kimia polimer secara sistematis, mulai dari konsep monomer, oligomer, hingga polimer, serta klasifikasi polimer alami dan sintetis. Selain itu, dibahas pula karakteristik plastik dan termoset untuk menjelaskan bagaimana sifat fisik polimer memengaruhi perilakunya di lingkungan laut.

Berfoto bersama setelah pelaksanaan kuliah umum hari pertama — Aula Gedung 2 FPIK Unpad

Buntora Pasaribu, selaku ketua peneliti Equity COIL, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi jembatan penting dalam mendorong kolaborasi pembelajaran internasional. “Topik yang diangkat juga merupakan isu global yang relevan dengan kondisi saat ini,” ujarnya.

Pada hari kedua (7 April 2026), kegiatan dilanjutkan di ruang kelas Ex-Pedca dengan topik “Stoichiometry and Solution Reactions in Coastal Water Analysis”. Sesi ini memberikan pemahaman aplikatif mengenai penerapan prinsip stoikiometri dalam analisis sistem perairan pesisir. Sementara itu, pada hari terakhir (8 April 2026), sesi dipandu oleh Dr. Yeni Mulyani, S.Si., M.Si., dengan dua topik, yaitu “The Integration of Thermochemistry and Thermodynamics Concepts in Marine Systems” dan “Advancing the Polymerization of Micro and Nano-debris in the Ocean”. Kedua materi ini memperkaya wawasan peserta mengenai interaksi energi dan materi dalam sistem lingkungan laut. Program COIL ini menjadi wujud komitmen FPIK Unpad dalam menghadirkan pengalaman belajar berstandar internasional. Kolaborasi dengan Xiamen University tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga memperkuat jejaring riset global di bidang ilmu kelautan dan lingkungan.

Foto Bersama Tim COIL dan  Prof. Tonni di Depan Banner COIL Unpad–Xiamen University