
Jatinangor, 9 Juli 2026, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan salah satu rangkaian kegiatan Unpad International Summer Program: SAFARI 2026 (Sustainable Agriculture, Food, Aquaculture, Resource Integration) pada Hari ke-4 program, Kamis, 9 Juli 2026, dengan tema besar “Sustainable Aquaculture & Seafood Systems”.
Kegiatan pada hari tersebut diikuti oleh 28 peserta nasional dan internasional yang berasal dari berbagai negara, yaitu Jepang, China, Filipina, Thailand, Polandia, Indonesia, Nigeria, Algeria, Pakistan, dan Vietnam. Para peserta merupakan mahasiswa yang tergabung dalam program International Summer Program yang diselenggarakan oleh Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan 4 Fakultas Agrokomplek yang terdiri dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP), dan Fakultas Peternakan (Fapet), dengan dukungan LPDP Equity Funding FY 2025-2026.

Rangkaian Kegiatan di FPIK Unpad
Acara di FPIK dimulai dengan sesi Unpad Wellness sebagai pemanasan pagi bagi seluruh peserta bersama akademisi FPIK di halaman depan Gedung Dekanat FPIK. Rangkaian akademik kemudian dilanjutkan di Auditorium FPIK dengan dua kuliah tamu dari pakar nasional dan internasional:
- Kuliah 5 disampaikan oleh Prof. TS. Dr. Takeshi Miura dari Ehime University, Jepang dengan topik “Potential of Insects for Aquaculture: Towards sustainable fish and shellfish production” yang dimoderatori oleh Fittrie Meyllianawaty Pratiwy, Ph.D.
- Kuliah 6 disampaikan oleh Usmawati Anggita Sakti dari Marine Stewardship Council dengan topik “Blue Foods and Sustainable Fisheries: Lessons from Indonesia’s Journey Toward Sustainable Seafood” yang dimoderatori oleh Dr. agr. sc. Neng Tanty Sofyana.

Usai makan siang bersama di Oceano FPIK, peserta diberi kesempatan mengunjungi cold storage milik FPIK Unpad. Sore harinya dilaksanakan praktikum laboratorium yang mempraktikkan penerapan prinsip keberlanjutan dalam akuakultur dan pengelolaan sumber daya perikanan, berupa pembuatan marine product aromatherapy dalam bentuk lilin aromaterapi.

Kolaborasi Internasional untuk Sistem Pangan Berkelanjutan
Kegiatan Hari ke-4 ini menjadi bagian dari upaya SAFARI 2026 untuk membangun pemahaman lintas disiplin mengenai sistem pangan berkelanjutan, mulai dari darat hingga laut (land to sea). Melalui kombinasi kuliah akademik dan praktik laboratorium, peserta diajak memahami keterkaitan antara fisiologi reproduksi ikan, praktik akuakultur berkelanjutan, serta tantangan global dalam menjaga ketahanan pangan laut (blue food security).

Program ini juga menjadi wadah pertukaran budaya dan jejaring internasional, mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang negara dan disiplin ilmu untuk berkolaborasi dalam diskusi, refleksi, dan kegiatan kelompok.
FPIK Unpad berharap partisipasi dalam SAFARI 2026 dapat memperkuat kolaborasi akademik internasional serta mendorong lahirnya solusi inovatif bagi keberlanjutan sistem pangan laut, baik di tingkat lokal, regional, maupun global.
