untitled

Latar Belakang

Indonesia merupakan negara Kepulauan terbesar di duia dengan 13.466 pulau yang telah terdaftar dan berkoordinat. Luas wilayah indonesia secara keseluruhan mencapai 1.904.569 km persegi dengan garis pantai sepanjang 54.716 km persegi. Di samping itu, indonesia juga tercatat sebagai salah satu dari 17 negara dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Dengan kondisi geografis ini, indonesia memiliki potensi yang sangat tinggi di bidang sumberdaya kelautan.
Terkait dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia melalui pernyataan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Timur di Naypyitaw, Myanmar bulan November 2014 telah menegaskan posisi strategis Indonesia sebagai “poros maritim dunia” (Word Maritime Axis), dan visi ini akan melandasi arah kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo selama lima tahun ke depan. Adapun untuk mewujudkan visi ini, terdapat lima pilar utama yang akan diagendakan dalam pembangunan nasional, yaitu :
1. Membangun kembali budaya maritim Indonesia
2. Menjaga dan mengelola sumber daya laut
3. Memprioritaskan pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim
4. Melaksanakan diplomasi maritim, dan
5. Membangun kekuatan pertahanan maritim
Fakultas Hukum, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan serta Ikatan Alumni bermaksud bekerja sama untuk menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya Kelautan Nasional dengan tema “Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia”