Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran tahun ini telah masuk pada usia ke 15. Serangkaian acara syukuran, Selasa (7/7) dan seminar internasional, Rabu (15/7) diselenggarakan secara online sebagai acara gelaran peringatan DIES Natalis.

Acara syukuran yang dilaksanakan tepat di hari jadi ke-15 FPIK Unpad Selasa (7/7) dilaksanakan dengan mengusung “Dampak Sosial Ekonomi Covid-19 Pada  Perikanan” yang disampaikan melalui orasi ilmiah salah satu dewan Profesor FPIK UNPAD, Prof. Dr. Zuzy Anna, S.Si. M.Si. Dalam orasinya Prof. Zuzy Anna menekankan bahwa Covid-19 juga memberikan dampak kepada sektor-sektor baik perikanan tangkap, industri pengolahan ikan, maupun perikanan budidaya. Mulai dari harga jual ikan yang menurun drastis, susahnya mencari pembeli, penurunan kondisi ekonomi nelayan, naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), sampai dengan terhalanginya nelayan untuk melaut karena susahnya mencari bahan bakar. Kegiatan pengolahan ikan asin ada yang terhenti, tutupnya pasar ikan, sampai dengan terhentinya ekspor ikan. Pembudiaya kesulitan dalam mencari  benih udang dan ikan. Sehingga Hatchery banyak yang melakukan penutupan. Pembudidaya ikan maupun rumput laut tidak melakukan pemanenan sebab pelanggan yang berkurang dan restoran yang tutup. Kelangkaan sarana produksi tambak, naiknya harga pakan, serta turunnya harga ikan dan udang menjadikan pengusaha dibidang budidaya mengalami kesulitan. Acara syukuran ditutup dengan fun-games serta kuis yang dibawakan secara meriah disponsori oleh Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BJB dan Bank BRI. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi para civitas akademika baik dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni serta purnabakti.

Rangkaian acara kedua seminar internasional, Rabu (15/7) mengusung tema “World Shrimp and Fish Genetic Development” yang diikuti oleh kurang lebih 1467 peserta yang tersebar di seluruh Indonesia baik dari kalangan akademisi, peneliti, serta pegiat budidaya. Acara ini dibuka oleh Ibu Rektor Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, MSIE dan dilanjutkan oleh Keynote Speaker yaitu Dr. Slamet Subjakto, selaku Dirjen Direktorat Budidaya Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dr. Slamet Subjakto menekankan pentingnya kontribusi sektor budidaya terhadap peningkatan ketahanan pangan serta perekonomian Indonesia. Dalam acara ini FPIK Unpad menyuguhkan pemateri dari United States, Harris Wright Ph.D, selaku Director of Research and Development, pada Shrimp Improvement System dan Dr. Ibnu Dwi Buwono, selaku Dosen dan Peneliti Genetik ikan dari FPIK UNPAD. Keduanya memaparkan perkembangan terkini dari teknologi transgenic ikan dan udang yang dapat digunakan untuk perkembangan dunia pendidikan dan penelitian dalam sektor budidaya perairan.  Acara ini ditutup dengan pemberian sertifikat secara virtual kepada para pembicara serta sesi foto bersama dengan seluruh peserta seminar. Rangkaian acara diakhiri dengan  Relaunching Program Studi Magister Ilmu Perikanan yang dilakukan oleh Kepala Program Studi, Dr. Ir. Iskandar, M.Si.

Presentasi Dr. Harris B. Wright, Ph.D (Director of Research and Development at Shrimp Improvement Systems) pada International Virtual Seminar yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis FPIK Unpad ke-15, Zoom Meeting, 15 Juli 2020

Dekan FPIK Unpad, Dr. sc. agr. Yudi Nurul Ihsan, S.Pi, M.Si menyampaikan bahwa di usia ke-15 FPIK Unpad ini, seluruh civitas akademika siap mendukung dan berkontribusi terhadap pembangunan sektor perikanan dan kelautan Indonesia. FPIK Unpad juga siap mendukung roadmap universitas untuk menuju World Class University dan akan terus melakukan perluasan kerjasama baik skala nasional maupun internasional serta siap berkolaborasi dengan pemerintah dan industri dalam rangka pengembangan inovasi dalam bidang perikanan dan kelalutan. Rangkaian kegiatan DIES Natalis ke-15 FPIK Unpad ini akan diakhiri dengan seminar online nasional yang akan dilaksanakan pada Selasa (28/7) mendatang dengan tema ‘Hebat dan Sukses Berbisnis Perikanan” sebagai acara pamungkas yang mendatangkan Menteri Kelautan dan Perikanan bapak Dr. Edhy Prabowo Sebagai Keynote Speaker.