Di balik temuan-temuan ilmiah yang dihasilkan di laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran, tersimpan tantangan tersendiri, yakni pengelolaan limbah. Setiap kegiatan praktikum atau penelitian menghasilkan berbagai jenis limbah, mulai dari sisa-sisa bahan kimia yang berwarna-warni hingga sampah-sampah laboratorium sehari-hari.

Limbah-limbah ini tentu saja tidak bisa sembarangan dibuang. Untuk menjaga lingkungan dan kesehatan, FPIK Unpad telah menerapkan sistem pengelolaan limbah yang ketat. Setiap jenis limbah, baik itu limbah cair yang mengandung bahan kimia berbahaya, limbah padat non-B3 seperti kertas bekas, maupun limbah B3 seperti bahan kimia beracun, dipisahkan secara cermat.

Mengapa Pemisahan Limbah Penting?

Pemisahan limbah dilakukan untuk memudahkan proses pengolahan selanjutnya. Limbah cair, misalnya, ditampung dalam dirigen khusus dengan kapasitas terbatas agar tidak tumpah. Dirigen-dirigen ini kemudian disimpan di tempat yang aman dan terhindar dari sinar matahari langsung.

Proses Pembuangan Limbah

Setiap tiga bulan sekali, limbah-limbah tersebut dikumpulkan dan diserahkan kepada pihak PK3L (Profesi Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan) untuk penanganan lebih lanjut. PK3L akan mengolah limbah-limbah ini sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, sehingga tidak mencemari lingkungan.

Penulis : Aisyah Nurhalimah