Dalian, Tiongkok — 3 Oktober 2025

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran (FPIK Unpad) kembali berpartisipasi dalam kegiatan internasional yang bertujuan memperkuat kerja sama maritim antara Tiongkok dan Indonesia. Staf FPIK Unpad, Windi Damayanti, mengikuti program pelatihan “New Skilled Professionals” yang diselenggarakan oleh Pusat Kerja Sama Internasional Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok –  (National Democratic Redistricting Committee – NDRC) dan dilaksanakan oleh Universitas Kelautan Dalian (Dalian Ocean University).

Berfoto bersama pada acara opening ceremony

Program yang berlangsung pada musim gugur 2025 ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga profesional di bidang perikanan melalui kombinasi pembelajaran teori dan praktik lapangan. Pada sesi pelatihan praktik, peserta mengunjungi Dermaga Grup Perikanan Liaoyu dan Pusat Perdagangan Produk Perikanan Internasional Dalian untuk mempelajari rantai industri perikanan modern, mulai dari penangkapan, pengolahan, hingga perdagangan.

Sejak dini hari peserta pelatihan telah berada di jembatan apung untuk menyaksikan proses bongkar muat hasil tangkapan, penyortiran ikan, serta pengolahan langsung di atas kapal sebelum dipindahkan ke gudang melalui sistem konveyor otomatis. Para teknisi menjelaskan setiap tahapan operasi, mulai dari prosedur standar, parameter beban, hingga detail teknis. Beberapa peserta naik ke kapal untuk meninjau fasilitas penangkapan, pemrosesan, dan pembekuan cepat. Mereka mendengarkan penjelasan langsung, menyaksikan kondisi kerja di kapal, dan memahami model operasional modern industri perikanan Tiongkok. Peserta banyak mengajukan pertanyaan mendetail, mulai dari standar penyortiran ikan di kapal, spesifikasi konveyor, hingga teknik pengawetan di gudang pendingin. Rangkaian kunjungan ditutup dengan observasi proses lelang terbuka di Pusat Perdagangan Produk Perikanan Internasional Dalian, memberikan pemahaman menyeluruh mengenai rantai industri perikanan dari produksi hingga pasar.

Menurut Windi Damayanti, pengalaman langsung di lapangan memberikan wawasan baru mengenai efisiensi operasional dan teknologi pengolahan hasil laut di Tiongkok. “Pelatihan ini membuka pandangan saya terhadap peluang inovasi di industri perikanan Indonesia dan menjadi bekal penting untuk pengembangan kerja sama akademik maupun bisnis ke depan,” ujarnya.

Upacara penerimaan mahasiswa baru

Program ini merupakan bagian dari rangkaian upaya Indonesia dalam memperkuat posisi sebagai Poros Maritim Dunia, sekaligus mendukung visi Indonesia dan Tiongkok dalam Inisiatif Belt and Road. Melalui pengembangan keterampilan dan transfer teknologi, Unpad bersama mitra internasional berkomitmen menyiapkan generasi unggul yang mampu bersaing di kancah global dan memperkuat kerja sama maritim yang saling menguntungkan.

Zheng Peng, Direktur Kantor Pertukaran dan Kerja Sama Internasional Universitas Kelautan Dalian, menegaskan bahwa keberhasilan pelatihan menjadi fondasi utama dalam menciptakan talenta internasional berkualitas, yang mampu mendorong kemajuan industri perikanan Indonesia maupun Tiongkok, serta memperkokoh hubungan kerja sama kedua negara.

Unpad melalui berbagai inovasi dan kegiatan internasional ini terus berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia. Kami percaya bahwa kolaborasi global dan pelatihan praktis adalah kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing.

Sumber: China Belt and Road Portal (yidaiyilu.gov.cn)
Tanggal: 3 Oktober 2025
Reporter: Wu Shuang, Liu Yang