Friska F. Marpaung1, Widodo S. Pranowo2, Noir P. Purba3, Lintang P. S. Yuliadi1, Mega L. Syamsudin1, dan Nur A. R. Setyawidati2,4
1Departemen Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Univ. Padjadjaran Kampus Jatinangor, UBR 40600-Jawa Barat
2Lab. Data Laut dan Pesisir, Pusat Litbang Sumberdaya Laut dan Pesisir,
Badan Litbang KP, Kementerian Kelautan dan Perikanan
3KOMITMEN Research Group, Universitas Padjadjaran
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
4Université de Bretagne Occidentale, Brest, France
Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perairan semi-tertutup dari karakteristik fisika dan kimia. Penelitian dilaksanakan pada Musim Peralihan di Teluk Ekas, Lombok Timur, Indonesia. Lokasi perairan Teluk Ekas, Lombok Timur dilewati arus dari Samudera Pasifik yang menuju Selat Lombok dan di perairan teluk ditemukan dua muara sungai, yaitu Muara Sungai Awang dan Kelongkong serta banyaknya kegiatan budidaya biota pada perairan. Metode yang digunakan dengan pengambilan data lapangan secara langsung, pengolahan, visualisasi dan analisisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai DO berkisar 5 mg/l, nilai kecerahan yang cukup optimal berkisar antara 0,391-18,5 meter, pH berkisarantara 8-9, salinitas berkisar antara 34-36 psu, suhu yang diperolehberkisarantara 28-30oC. Hasil ini menunjukkan bahwa perairan Teluk Ekas dipengaruhi oleh massa air yang berasal dari laut (atau daratan). Kemudian analisis terhadap kondisi kualitas air menunjukkan bahwa wilayah ini masih sesuai dengan standar baku Kementerian Lingkungan Hidup No.51 Tahun 2004 untuk biota laut.
Link :
