Alloh swt mengutus Nabi Muhammad saw sebagai Rosululloh untuk menunjukkan jalan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Siapa yang mengikuti petunjuk dari alloh tersebut maka ia akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu satu-satunya jalan untuk mendapatkan kebahagiaan tersebut adalah dengan mengikuti petunjuk dari Alloh yang dibawa Rosululloh saw. Iedul Fitri adalah moment kita untuk kembali kepada fitrah dimana salah satu maknanya adalah kesucian dengan kembali mengikuti petunjuk Alloh swt.
Kita juga harus selalu ingat bahwa Alloh swt akan meminta pertanggungjawaban atas seluruh amal yang kita perbuat. Termasuk amal kita selama Ramadhan. Ramadhan tahun ini telah berlalu dan tidak akan pernah kembali. Ramadhan tersebut akan menyampaikan laporannya kepada Alloh swt tentang perlakuan kita terhadapnya. Manusia yang memuliakan Ramadhan akan mendapatkan kemuliaan dan kebahagiaan, sebaliknya siaa yang yang mengabaikan Ramadhan maka ia akan mendapatkan kehinaan dan kerugian.
Terkait hisab Alloh, maka setelah dihisab manusia akan dibagi menjadi tiga barisan. Barisan pertama adalah Golongan Kanan (Ashabul Yamiin). Inilah golongan orang-orang yang amal kebaikannya lebih banyak dibanding amal kejahatannya. Mereka akan berbaris dibelakang Nabi Muhammad saw dan akan memasuki syurga. Barisan kedua adalah golongan orang-orang yang amal kejahatannya lebih banyak dibanding amal kebaikannya. Jika dia seorang muslim maka dia akan masuk neraka terlebih dahulu untuk dibersihkan dari dosa-dosa sebelum akhirnya masuk ke syurga. Entah berapa lama dia di dalam neraka, karena satu hari di akhirat sama dengan lima puluh ribu tahun di dunia. Barisan ketiga adalah golongan orang-orang yang amal kebaikannya sama dengan amal kejahatannya. Maka golongan ini akan menunggu di tempat yang bernama Al ‘Arof. Semoga kita termasuk dalam barisan pertama yang akan langsung memasuki syurga-Nya.
Adapun mengenai pasca Ramadhan, kaum Muslimin juga terbagi menjadi tiga golongan:
a. Golongan orang-orang yang pada masa bulan Ramadhan meningkatkan kuantitas dan kualitas amal sholihnya serta meningkatkan nuansa keimanannya. Begitu juga pasca Ramadhan maka peningkatan nuansa keimanan serta peningkatan kuantitas dan kualitas amal sholihnya terus dipertahankan. Inilah golongan yang terbaik.
b. Golongan kedua adalah orang-orang yang pada masa bulan Ramadhan meningkatkan kuantitas dan kualitas amal sholihnya serta meningkatkan nuansa keimanannya. Namun pada pasca Ramadhan menurun bahkan ia kembali kepada kebiasaan sebelum Ramadhan yang tidak banyak beramal sholih.
c. Golongan ketiga adalah golongan orang-orang yang baik sebelum maupun sesudah Ramadhan kuantitas dan kualitas amal sholihnya rendah. Sehingga antara pra dan pasca Ramadhan tidak ada bedanya.

