{"id":8063,"date":"2019-10-09T12:46:55","date_gmt":"2019-10-09T05:46:55","guid":{"rendered":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/?p=8063"},"modified":"2019-10-09T16:10:35","modified_gmt":"2019-10-09T09:10:35","slug":"teleconfrence-dengan-imarest-menuju-akreditasi-internasional-ilmu-kelautan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/en\/teleconfrence-dengan-imarest-menuju-akreditasi-internasional-ilmu-kelautan\/","title":{"rendered":"Teleconfrence dengan IMAREST: Menuju Akreditasi Internasional Ilmu Kelautan"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini ukuran mutu perguruan tinggi tersebut di berbagai\nnegara diukur dengan hasil akreditasi baik perguruan tingginya maupun hasil\nakreditasi program-programnya. Setiap negara memiliki sistem penilaian terhadap\nperguruan tinggi dan program yang berbeda, namun selalu memiliki kriteria yang\ndapat dipahami dan sesuai dengan tujuannya. Salah satu upaya yang dilakukan\noleh FPIK-UNPAD untuk pengembangan menuju Universitas Kependidikan Kelas Dunia\n(UKKD) adalah penyelenggaraan internasionalisasi prodi yang salah satunya saat\nini sedang dijajaki adalah Program Studi Ilmu Kelautan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal ini\nuntuk mendukung agar dapat diakui secara internasional. Hal ini juga sesuai\ndengan visi dan misi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yakni dapat\ndirekognisi secara global pada tahun 2024. Prodi Ilmu Kelautan saat ini sudah\nmendapatkan predikat A dari BAN-PT. Merujuk data Kemenristekdikti bulan Juni 2019, dari\n27.779 program studi aktif yang ada di Indonesia, baru 395 program studi yang\ntelah meraih rekognisi internasional melalui perolehan akreditasi\/sertifikasi\ninternasional. Di Universitas Padjadjaran sendiri, terdapat tiga Prodi yang\ntelah terakreditasi internasional. Untuk itu, diperlukan banyak program studi\ndi Unpad agar universitas ini dapat direkoknisi secara internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mendukung proses akreditasi internasional, pada tanggal 9 oktober 2019, tim Akreditasi internasional Program Studi melaksanakan teleconference dengan pihak IMAREST perwakilan Singapore yakni Mr. Andrew Wong. Teleconfrence ini dilakukan di Laboratorium Hidro-Oseanografi Gedung 3. Selama 1 jam kegiatan ini, Mr. Andrew menjelaskan proses dan keuntungan sebagai anggota IMAREST dimana salah satunya adalah bagaimana program studi ilmu kelautan dibantu dalam hal kemahasiswaan, pekerjaan, dan joint patner untuk pembukaan master.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"809\" height=\"608\" src=\"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/sss.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-8085\" srcset=\"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/sss.jpg 809w, https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/sss-300x225.jpg 300w, https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/wp-content\/uploads\/sss-768x577.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 809px) 100vw, 809px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim\nakreditasi internasional Prodi Ilmu Kelautan dipimpin langsung ketua Program\nStudi Mega Laksmini Syamsudin, Ph.D dan dibantu oleh Noir P. Purba, Yuniarti,\nSudibiyanto, dan Ibnu Faizal. Tim ini akan bekerja dalam rentang waktu 1 tahun\nsampai proses keputusan dari IMAREST. Menurut Mr. Andrew dalam pemaparannya,\nbahwa dengan adanya akreditasi IMAREST, hal ini memungkinkan bahwa staff,\ninstitusi, dan mahasiswa juga terbantu dalam wawasan dan keahlian terutama di\nbidang kelautan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis : Noir\nP. Purba<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat ini ukuran mutu perguruan tinggi tersebut di berbagai negara diukur dengan hasil akreditasi baik perguruan tingginya maupun hasil akreditasi program-programnya. Setiap negara memiliki sistem penilaian terhadap perguruan tinggi dan program yang berbeda, namun selalu memiliki kriteria yang dapat dipahami dan sesuai dengan tujuannya. Salah satu upaya yang dilakukan oleh FPIK-UNPAD untuk pengembangan menuju Universitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1001024,"featured_media":8066,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-8063","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8063","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1001024"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8063"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8063\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fpik.unpad.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}