Home / Berita / Unpad Beberesih, Aksi Bersih Pantai Mahasiswa PSDKU Pangandaran bersama Warga Sekitar

Unpad Beberesih, Aksi Bersih Pantai Mahasiswa PSDKU Pangandaran bersama Warga Sekitar

Pada tanggal 8-9 diadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Hal ini sebagai aksi global yang mendukung kesehatan lingkungan. Sebagai informasi bahwa di dunia sedang digalakkan aksi serupa. Hal ini mengingat bahwa masalah ini sangat berkaitan dengan ekonomi suatu negara, kondisi ekosistem, dan estetika. Kegiatan ini sendiri bertepatan dengan 60 tahun ulang tahun Universitas Padjadjaran sehingga tema “unpad bebersih” akan menjadi tema yang dibawa.

Ketua PKM ini adalah Izza M. Apriliani mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mengedukasi masyarakat terutama generasi muda. Selanjutnya, Noir P. Purba selaku pembicara mengatakan bahwa sebagai pantai dengan aktivitas yang padat akan pariwisata dan perikanan, potensi masuknya sampah semakin terbuka. Hal ini juga telah dibuktikan bahwa pada hari Sabtu pada saat melakukan pembersihan pantai, ditemukan banyak botol minuman, bungkus makanan, rokok, dan sedotan.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 rangkaian yakni : pemaparan dan sosialisasi sampah laut, yang kemudian dilanjutkan dengan training tentang pengumpulan sampah dengan konsep ilmiah. Hal ini berguna untuk masyarakat yang ingin melaksanakan aksi bersih pantai secara mandiri. Kemudian pada hari setelahnya dilakukan juga aksi bersih pantai. Pengumpulan, identifikasi dan penimbangan.

Pengumpulan data ini juga merupakan monitoring rutin yang dilakukan di Pantai Pangandaraan khususnya di pantai barat. Pada tahun 2017 ini sudah dilakukan hal serupa pada bulan Mei dan September dan selanjutnya akan dilakukan kembali pada bulan November 2017. Hal ini untuk melihat bagaimana kondisi tahunan sampah di pantai ini sehingga nantinya bisa memberikan arahan dan rekomendasi kepada pemerintah setempat.

 


Mahasiswa melakukan pemungutan sampah, menimbang, dan mengindentifikasinya.

Kegiatan selama 2 hari ini mengikutsertakan masyarakat, pedagang, nelayan, dan juga mahasiswa PSDKU Pangandaraan . Pendampingan dilakukan oleh Heti Herawati, M.Si, Lantun Paradhita, M.Si, dan Ibnu Faizal, MT. Pendampingan dilakukan sekaligus untuk melihat secara nyata sumber sumber pencemar dengan melakukan kuisioner. Hasil sementara bahwa pengunjung dan pedagang mempunyai potensi untuk membuang sampah ke pantai. Terdapat 5 stasiun pengamatan sampah dengan jarak 500 meter.

Untuk kegiatan selanjutnya, di Pangandaraan akan dibentuk komunitas “Marine Debris”. Hal ini untuk menunjukkan bahwa mahasiswa sebagai generasi juga turut serta untuk menjaga lingkungan. Kebanyakan peserta menyatakan bahwa sampah di pantai Pangandaraan cukup banyak, dan diperlukan kesadaran dan juga aksi aksi serupa agar pantai Pangandaraan sebagai daerah wisata tetap lestari.


Peserta melakukan sesi photo bersama

 

Penulis : Noir P. Purba