Saat ini ukuran mutu perguruan tinggi tersebut di berbagai negara diukur dengan hasil akreditasi baik perguruan tingginya maupun hasil akreditasi program-programnya. Setiap negara memiliki sistem penilaian terhadap perguruan tinggi dan program yang berbeda, namun selalu memiliki kriteria yang dapat dipahami dan sesuai dengan tujuannya. Salah satu upaya yang dilakukan oleh FPIK-UNPAD untuk pengembangan menuju Universitas Kependidikan Kelas Dunia (UKKD) adalah penyelenggaraan internasionalisasi prodi yang salah satunya saat ini sedang dijajaki adalah Program Studi Ilmu Kelautan.

Hal ini untuk mendukung agar dapat diakui secara internasional. Hal ini juga sesuai dengan visi dan misi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yakni dapat direkognisi secara global pada tahun 2024. Prodi Ilmu Kelautan saat ini sudah mendapatkan predikat A dari BAN-PT. Merujuk data Kemenristekdikti bulan Juni 2019, dari 27.779 program studi aktif yang ada di Indonesia, baru 395 program studi yang telah meraih rekognisi internasional melalui perolehan akreditasi/sertifikasi internasional. Di Universitas Padjadjaran sendiri, terdapat tiga Prodi yang telah terakreditasi internasional. Untuk itu, diperlukan banyak program studi di Unpad agar universitas ini dapat direkoknisi secara internasional.

Untuk mendukung proses akreditasi internasional, pada tanggal 9 oktober 2019, tim Akreditasi internasional Program Studi melaksanakan teleconference dengan pihak IMAREST perwakilan Singapore yakni Mr. Andrew Wong. Teleconfrence ini dilakukan di Laboratorium Hidro-Oseanografi Gedung 3. Selama 1 jam kegiatan ini, Mr. Andrew menjelaskan proses dan keuntungan sebagai anggota IMAREST dimana salah satunya adalah bagaimana program studi ilmu kelautan dibantu dalam hal kemahasiswaan, pekerjaan, dan joint patner untuk pembukaan master.

Tim akreditasi internasional Prodi Ilmu Kelautan dipimpin langsung ketua Program Studi Mega Laksmini Syamsudin, Ph.D dan dibantu oleh Noir P. Purba, Yuniarti, Sudibiyanto, dan Ibnu Faizal. Tim ini akan bekerja dalam rentang waktu 1 tahun sampai proses keputusan dari IMAREST. Menurut Mr. Andrew dalam pemaparannya, bahwa dengan adanya akreditasi IMAREST, hal ini memungkinkan bahwa staff, institusi, dan mahasiswa juga terbantu dalam wawasan dan keahlian terutama di bidang kelautan.

Penulis : Noir P. Purba