Pada hari Sabtu, 17 Februari 2018, FPIK Unpad bekerja sama dengan Balai Pelestarian Perikanan Perairan Umum dan Ikan Hias (BPPPUIH) Ciherang, Cianjur dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum menyelengarakan kegiatan restoking ikan di Teras Cikapundung. Pada kegiatan ini hadir Dekan FPIK Unpad, Perwakilan dari BBWS Citarum yaitu Bpk. R. Yayat, SE dan tokoh masyarakat kota Bandung yaitu Bpk. Yayan Ahyana, serta Komunitas Cikapundung. Acara berlangsung mulai dari pukul 08.00 s/d 09.30 WIB.

Pelepasan ikan di Teras Cikapundung ini diikuti oleh Pimpinan FPIK Unpad, Komunitas Cikapundung, perwakilan BBWS Citarum, perwakilan BPPPUIH Ciherang Cianjur, Dosen FPIK Unpad, Mahasiswa FPIK Unpad dan masyarakat sekitar yang sedang berada di kawasan Teras Cikapundung. Semua peserta terlihat antusias dalam kegiatan ini, dan berharap kelak bisa melihat aliran sungai cikapundung bersih dan dipenuhi oleh ikan.

Benih ikan yang ditebar berasal dari BPPPUIH Ciherang-Cianjur, merupakan jenis ikan endemik sungai Citarum, sehingga diharapkan dapat bertahan hidup dan berkembang biak di aliran sungai Cikapundung ini. Jumlah ikan yang dilepas kurang lebih sebanyak 350 ribu ekor, yang terdiri dari ikan lalawak, ikan beureum panon, ikan nila, ikan tawes, ikan nilem dan ikan lainnya.

Pada sambutannya, Dekan FPIK Unpad, Dr. sc. agr. Yudi Nurul Ihsan, S.Pi., M.Si, mengatakan bahwa Unpad  memiliki Pola Ilmiah Pokok dengan visi dan misinya “Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional”. Pada kegiatan restoking ikan di Teras Cikapundung ini merupakan perwujudan pola pokok ilmiah tersebut. Sehingga kegiatan ini akan terus dilakukan.

Sebelum melakukan pelepasan ikan, Bpk. R. Yayat, SE selaku perwakilan dari BBWS Citarum, menyampaikan bahwa, Sungai Cikapundung ini adalah anak sungai dari Citarum, dan merupakan salah satu sungai yang mengalir melewati kota Bandung. Panjang sungai ini sekitar 28 Km yang mengalir dari hulu di wilayah Maribaya. Pada jaman dahulu sungai ini menjadi sumber protein bagi warga kota Bandung. Kegiatan memancing dulu sangat mudah dilakukan karena jumlah stock ikan yang masih berlimpah. Dimasa kini seiring dengan meningkatnya pencemaran lingkungan, jumlah stock ikan di sungai Cikapundung pun mulai berkurang bahkan beberapa spesies endemik jarang ditemukan di sungai tersebut. Beberapa upaya dilakukan untuk mengurangi pencemaran lingkungan, salah satunya adalah dibentuknya taman edukasi Teras Cikapundung.

 

Laporan oleh Rudiansyah Ismail / zm