[unpad.ac.id, 24/9/2019] Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kuliah umum di Aula Gedung 2 FPIK, Kampus Unpad Jatinangor, Selasa (24/8). Kuliah umum yang dihadiri oleh sejumlah mahasiswa ini disampaikan langsung oleh Wakil Duta Besar Irlandia untuk Indonesia, Carol Staunton dan dosen National Maritime College of Ireland, Cork Institute of Technology Kapten Sinéad Reen.

Dosen National Maritime College of Ireland, Cork Institute of Technologym Irlandia Kapten Sinéad Reen memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran di Aula Gedung 2 FPIK, Kampus Unpad Jatinangor, Selasa (24/8). (Foto: Arief Maulana)*

Dekan FPIK Unpad, Dr.sc.agr. Yudi Nurul Ihsan, M.Si., turut hadir dalam kuliah umum ini. Dalam sambutannya, Dr. Yudi menyampaikan harapannya untuk mempererat kerja sama antara Universitas Padjadjaran dengan universitas yang ada di Irlandia.

“Sebagian mahasiswa FPIK Unpad memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan di Irlandia. Kuliah umum ini diharapkan bisa menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa mengenai sektor kelautan dan perikanan di negara Irlandia,” jelas Dr. Yudi.

Pada kuliah umum tersebut, Carol memaparkan sekilas mengenai negara Irlandia. “Irlandia merupakan negara dengan luas wilayah yang cukup kecil namun memiliki lima provinsi yaitu Ulster, Connacht, Meath, Leinster dan Munster dengan sejarah yang berbeda-beda pada setiap provinsi,”

Sementara itu, Kapten Reen juga memberikan kuliah umum yang bertemakan “Role of Marine Science in Marine Resources Sustainability”.

Kapten Reen menuturkan bahwa Irlandia merupakan negara maritim dengan kawasan atau territorial laut yang luas. “Berbicara mengenai laut, maka kita juga akan berbicara mengenai perkapalan, perikanan, rekreasi, komunitas pesisir dan lingkungan,” ujarnya.

Tanpa disadari, perkapalan menjadi komponen penting di Irlandia. “Banyak bahan baku kebutuhan sehari-hari yang diangkut menggunakan ekspedisi kapal laut bukan menggunakan ekpedisi udara,” kata Kapten Reen.

Lebih lanjut, Kapten Reen menjelaskan bahwa untuk mempertahankan keberlanjutan sumber daya kelautan, maka Irlandia melakukan perubahan dengan berfokus pada perikanan.

“Perikanan di Irlandia saat ini sudah tidak ada lagi yang menggunakan perahu kayu tradisional. Selain itu, Irlandia memiliki pabrik ikan yang besar untuk menunjang sektor perikanan,” jelas Kapten Reen.

Kapten Reen berpesan agar mahasiswa khususnya di negara maritim dapat melakukan perubahan pada kelautan menuju ke arah yang lebih baik. “Kita dapat memulai dengan mengurangi penggunaan plastik yang dampaknya sebetulnya sangat besar di kelautan,” ucap Kapten Reen.*

Laporan oleh Rana Aushaf/am