Home / Publikasi Ilmiah / Analisis Tingkat Kesejahteraan Buruh Pengolah Kerupuk Kulit Ikan Pada Skala Industri Rumah Tangga Di Desa Kenanga, Kabupaten Indramayu

Analisis Tingkat Kesejahteraan Buruh Pengolah Kerupuk Kulit Ikan Pada Skala Industri Rumah Tangga Di Desa Kenanga, Kabupaten Indramayu

Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. VIII No.1/ Juni 2017

Christopher Radyputra Moelyosusant, Iwang Gumilar, Achmad Rizal

Penelitian ini mengenai analisis kesejahteraan buruh pengolah kerupuk kulit ikan skala industri rumah tangga di Desa Kenanga Kabupaten Indramayu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga buruh pengolah kerupuk kulit ikan di Desa Kenanga Kabupaten Indramayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik wawancara menggunakan kuisioner, jenis data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pemilihan responden dilakukan dengan metode sensus, responden yang diwawancarai adalah pengolah kerupuk kulit ikan yang bertempat tingal di Desa Kenanga dan sudah memiliki keluarga. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pendapatan buruh pengolah kerupuk kulit ikan berasal dari upah yang diterima sebesar Rp. 40.000 – Rp. 70.000 per hari. Total pendapatan rata-rata keluarga per bulan yaitu sebesar Rp.2.705.625 sedangkan pendapatan per tahun rumah tangga buruh pengolah kerupuk kulit ikan sebesar Rp.32.467.500 dengan  rata-rata pendapatan per kapita keluarga yaitu sebesar Rp.8.046.167 dengan rata-rata per perkapita per bulan keluarga yaitu Rp.901.141. Dibandingkan dengan UMK Kabupaten Indramayu sebesar Rp.1.803.239,00. Maka rumah tangga pengolah kerupuk kulit ikan di Desa Kenanga Kabupaten Indamayu dikategorikan miskin, karena tingkat pendapatan per perkapita per bulan lebih kecil dari upah minimum Kabupaten Indramayu. Kesejahteraan rumah tangga pengolah kerupuk kulit ikan di indikasikan berpedoman pada 10 indikator tingkat kesejahteraan rumah tangga menurut Badan Pusat Statistik 2015 tingkat kesejahteraannya tergolong kategori kesejahteraan sedang (skor 2,19 / 32 responden).

Link : http://jurnal.unpad.ac.id/jpk/article/view/13908