Home / Publikasi Ilmiah / Analisis Poduksi Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Berdasarkan Musim dan Jarak Lokasi Budidaya Di Perairan Kabupaten Bantaeng

Analisis Poduksi Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Berdasarkan Musim dan Jarak Lokasi Budidaya Di Perairan Kabupaten Bantaeng

Andi Asni

 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Muslim Indonesia Makassar

 

Rumput laut merupakan salah satu komoditas ekspor dan utama program revitalisasi perikanan berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Bantaeng merupakan salah satu lokasi sentra produksi rumput laut (K. alvarezii) di Sulawesi Selatan yang masih perlu ditingkatkan produksinya. Pendekatan budidaya berdasarkan perubahan musim dan kualitas lingkungan secara ekologis yang optimal bagi pertumbuhan rumput laut yang tepat diharapkan menjadi acuan pengelolaan dan pemanfaatan lahan untuk peningkatan produksi rumput laut secara optimal dan berkelanjutan. Strategi pengembangan budidaya rumput laut di yang perlu diterapkan adalah mengacu pada pengelolaan lingkungan perairan berbasis ekologis, aspek teknologi dalam budidaya rumput laut dan penataan kawasan sesuai daya dukung lingkungan (Kamlasi, 2008). Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh musim dan jarak lokasi budidaya terhadap produksi rumput laut. Manfaat penelitian sebagai acuan dalam pengelolaan budidaya rumput laut secara optimal dan berkelanjutan di perairan pesisir Bantaeng. Penelitian dilaksanakan di perairan pesisir Kabupaten Bantaeng menggunakan metode survey dan pengamatan. Setiap stasiun pengamatan berdasarkan jarak dari garis pantai yaitu jarak dekat (0 – 500 m), jarak sedang (500 – 1000 m) dan jarak jauh (1000 – 1500 m). Parameter lingkungan dan produksi diamati berdasarkan musim dan jarak lokasi budidaya. Analisis Univariat untuk analisis pengaruh musim dan jarak terhadap produksi serta Regresi linear berganda dengan SPSS 15. Hasil penelitian ini menunjukkan musim dan jarak dari garis pantai (P<0,05) terhadap produksi. Produksi lebih tinggi pada musim hujan pada jarak 1500 m dari pantai. Produksi rumput laut berkorelasi linear positif dengan kecerahan pada musim hujan, sedangkan pada musim kemarau salinitas, nitrat dan kecerahan.

 

Link :

http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/article/view/7475